Mengenal Power Supply HP agar Bisa Memahami Cara Kerjanya

Power supply HP adalah salah satu hardware yang terdapat di dalam HP. Tanpa power supply HP yang dimiliki tidak akan berjalan dengan baik. Bagaimana jenis, fungsi, komponen dan cara kerja power supply yang terdapat pada HP? Berikut ini ulasan selengkapnya ya.

Power Supply HP Termasuk dalam Jenis-jenis Power Supply

Pada perkembangnya, power supply terbagi menjadi 3 jenis, yaitu pertama power supply ATX. Power supply ATX adalah nama baru dari power supply AT yang telah diperbaharui sebelumnya menjadi lebih canggih. Desain lebih komplek serta energi listrik efisien salah satu keunggulan power supply ATX.

Keunggulan power supply ATX yang menarik lainnya, yakni mode bisa diatur seperti mode tidur, siaga dan OFF. Ciri khas dimiliki power ATX adalah daya besar, mati sepenuhnya serta terminal output.

Kedua, Power supply ATX atau dikenal dengan Advance Technology Extended sudah begitu familiar di kalangan masyarakat. Hal itu terbukti kalau power supply jenis ini banyak digunakan dibanding jenis lainnya.

Daya listrik yang besar salah satu keunggulan dari power supply ATX sehingga tak salah bila kemudian diburu oleh sebagian masyarakat. Ketiga, power supply BTX. Mempunyai dua macam kabel power, yaitu kabel 24 pin mengarah motherboard serta kabel 15 pin yang memiliki efisiensi daya.

Apa Saja Fungsi dari Power Supply HP?

Pada HP, juga ada alat bernama power supply HP, sesuai namanya, fungsi alat ini adalah untuk mengisi daya. Sumber daya, adalah nama lain dari power supply. Memberikan daya arus listrik ke berbagai komponen atau hardware di chasing salah satu fungsi power supply. Mengubah AC ke DC fungsi lain power supply lewat cara kerjanya bersumber energi listrik berasal dari luar AC.

Saat energi listrik masuk. power supply kemudian akan dikonversi menjadi DC. Daya DC ini pula yang disalurkan ke semua komponen yang ada di chasing lalu lewat cara tersebut komponen dapat bekerja. Kemudian, fungsi berikutnya adalah untuk alat kejut baterai.

Komponen dari Power Supply HP

Power supply memiliki beberapa  komponen salahnya dioda dan anoda. Keduanya merupakan  bagian penting dari power supply. Dioda yang merupakan gabungan elektroda, yakni anoda dan dioda berfungsi menghantarkan arus pada tegangan maju lalu menghambat arus pada aliran tegangan balik.

Ketiga, Kapasitor yang berfungsi  menyempurnakan tegangan arus AV ke tegangan arus DC. Keempat adalah resistor yang memiliki tugas untuk menurunkan tegangan, lalu membagi tegangan dan membatasi arus listrik yang masuk. Dari sinilah dapat mengontrol perangkat keras pada motherboard.

Kelima, lampu indikator. Lampu indikator ini sebagai tambahan pada power supply karena berfungsi indikator atau alat yang menandakan power supply sedang bekerja. Keenam, sekering. Sebuah komponen fungsinya mengamankan komponen utama power supply.

Ketujuh, Sakelar. Sebuah alat tambahan pada power supply yang berguna supaya power supply lebih mudah mengoperasikannya. Selain itu, sakelar juga berfungsi mengaktifkan dan menonaktifkan power supply tanpa cabut sakelar.

Power supply HP sendiri memiliki cara kerja yang menarik, yakni power supply membagi daya sesuai kapasitas. Menjaga stabilitas arus listrik juga salah satu cara kerja power supply. Apabila power supply pada HP rusak maka harus diperbaiki dengan mengecek AC dan DC-nya sehingga bisa

Itulah ulasan tentang jenis, fungsi, komponen dan cara kerja power supply yang dapat menambah pengetahuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *